Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
SYAIR SENJA DI BAWAH LANGIT SRIWIDADI AKU MENUNGGU

SYAIR
SENJA DI BAWAH LANGIT SRIWIDADI AKU MENUNGGU
Syair tentang rindu, penantian, dan kepastian cinta
Oleh: Slamet Riyadi
Di bawah senja Sriwidadi yang merah
Aku menatap jalan dengan penuh resah
Menunggu kekasih pulang membawa kabar indah
Sebab cintaku padamu tak pernah berubah
Jauh di Palangkaraya engkau menimba ilmu
Mengejar sarjana demi cita dan masa depanmu
Aku di sini menjaga janji yang pernah kauucap dulu
Meski jarak memisahkan raga, hatiku tetap untukmu
Hari berganti, malam pun datang perlahan
Namamu tetap tinggal dalam setiap ingatan
Rindu tumbuh panjang menjadi sebuah penantian
Namun cintaku tak pernah mengenal kata berkesudahan
Kerap kupandang senja dengan hati bertanya
Kapankah engkau kembali membawa bahagia
Kapankah langkahmu tiba di halaman rumah kita
Agar penantian panjang ini berubah menjadi nyata
Kadang malam membuat hatiku galau
Mengingat senyummu yang kurindukan selalu
Ingin rasanya segera mendengar suaramu
Namun kutahu engkau masih berjuang mengejar mimpimu
Di kampus Palangkaraya engkau menyelesaikan pendidikan
Aku percaya setiap langkahmu menuju keberhasilan
Meski rinduku sering berubah menjadi kegelisahan
Kujaga cinta ini dengan sabar dan kesetiaan
Bila senja kembali menumpahkan cahaya
Kusebut namamu perlahan dalam doa
Semoga perjuanganmu segera sampai pada akhirnya
Dan engkau pulang membawa gelar serta bahagia
Aku tidak takut pada panjangnya waktu
Sebab sejak awal hatiku telah memilihmu
Walau ribuan langkah terbentang di antara kita itu
Takkan kubiarkan jarak menghapus cintaku padamu
Sriwidadi menjadi saksi bisu penantianku
Langit senja menyimpan semua rinduku
Setiap angin yang berembus membawa bayangmu
Seolah berbisik bahwa kau akan kembali kepadaku
Jika kelak toga telah melekat di tubuhmu
Pulanglah, sebab seseorang masih menunggumu
Ada hati yang tak pernah berpaling darimu
Ada cinta yang tetap utuh hanya untukmu
Aku tak meminta janji yang berlebihan
Cukup kepastian setelah usai perjuangan
Biar penantian ini menemukan jawaban
Bahwa cinta kita memang menuju sebuah pertemuan
Kini senja kembali di bawah langit Sriwidadi
Aku masih menunggu dengan hati yang teguh berdiri
Percayalah, cintaku tak akan pergi dan takkan berhenti
Sampai engkau pulang, menjadi pendamping hidupku nanti



IGNASIUS IMPUN, SH
23 September 2026 04:26:01
MEMBANGUN DESA BERSAMA RAKYAT Democracy Is Govermant Of The Peaple By The Peaple For The Peaple (...