OpenSID merupakan aplikasi bersifat Open Source. Dikembangkan oleh OpenDesa demi mendukung keterbukaan informasi dan digitalisasi Desa diseluruh Indonesia
Tema Pusako merupakan Tema atau Theme Premium resmi Aplikasi OpenSID. Layout dan design perpaduan modern dan minimalis. Responsive terhadap semua jenis layar. Memiliki 12 pilihan warna primer. Dilengkapi fitur-fitur bawaan dari OpenSID serta fitur tambahan sebagai pendukung
Penutupan HUT Kabupaten Nunukan ke-26 Tahun 2025 di Kecamatan Lumbis Raya – Atulai
Meta Deskripsi:Penutupan perayaan HUT Kabupaten Nunukan ke-26 tahun 2025 berlangsung meriah di Lapangan Aji Kuning, Desa Mansalong. Dihadiri oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S. Sos, Forkopimcam, Camat se-Kecamatan Lumbis Raya dan Sembakung Atulai, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum. Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, turut hadir bersama warga dalam kegiatan penuh semangat dan kebersamaan ini.
Lumbis Raya, 20 Oktober 2025; Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26 tahun 2025 resmi ditutup dengan meriah pada Senin (20/10/2025). Bertempat di Lapangan Aji Kuning, Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis Raya, kegiatan penutupan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam memperkokoh semangat “Energi Baru Nunukan Maju.”
Acara penutupan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S. Sos, jajaran Forkopimcam, Camat se-Kecamatan Lumbis Raya dan Camat Sembakung Atulai, para Kepala Desa se-Kecamatan Lumbis Raya, Ketua Adat lintas sektor, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang datang memeriahkan suasana penuh kegembiraan.
Turut hadir pula Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, bersama masyarakat Desa Dabulon yang ikut serta dalam pawai budaya penutupan yang menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara HUT Kabupaten Nunukan ke-26.
Kegiatan penutupan dimeriahkan dengan pawai budaya dan karnaval kreatif dari perwakilan desa-desa di wilayah Lumbis Raya dan Sembakung Atulai. Setiap kelompok peserta menampilkan ciri khas budaya daerah masing-masing, mulai dari busana adat, tarian tradisional, musik etnik, hingga ornamen khas suku-suku Dayak yang menggambarkan keberagaman dan kekayaan budaya Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S. Sos, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Nunukan ke-26.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, para kepala desa, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Keberhasilan kegiatan ini adalah bukti nyata semangat gotong royong dan cinta masyarakat terhadap daerahnya,” ujar Hermanus.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa semangat “Energi Baru Nunukan Maju” bukan sekadar tema, melainkan ajakan untuk bersama-sama menggerakkan potensi di setiap kecamatan dan desa.
“Energi baru ini adalah semangat kolaboratif. Pemerintah kabupaten tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan desa dan masyarakat. Mari bersama-sama wujudkan Nunukan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
Wakil Bupati Hermanus juga memberikan penghargaan dan apresiasi khusus kepada Panitia Penyelenggara HUT Kabupaten Nunukan ke-26, yang dinilai telah bekerja maksimal dalam menyiapkan seluruh rangkaian acara sejak pembukaan hingga penutupan.
“Panitia telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Dari persiapan, koordinasi, hingga pelaksanaan kegiatan penutupan hari ini, semuanya berjalan dengan baik dan tertib. Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan seluruh panitia serta dukungan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Recky Buntulon, dalam laporannya menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan HUT Kabupaten Nunukan ini merupakan hasil kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah kecamatan, desa, tokoh adat, maupun masyarakat umum.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Antusiasme masyarakat luar biasa, dan ini menunjukkan bahwa semangat persatuan dan cinta terhadap Kabupaten Nunukan masih sangat kuat. Terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten, para Camat, Kepala Desa, dan semua pihak yang turut mendukung,” ujar Recky Buntulon.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, yang turut hadir bersama warga Desa Dabulon, menyampaikan rasa bangga dan haru atas suksesnya pelaksanaan kegiatan besar ini.
“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga simbol persaudaraan dan cinta terhadap daerah. Melalui momentum HUT ke-26 ini, kami masyarakat Desa Dabulon merasa bangga menjadi bagian dari energi baru yang mendorong kemajuan Kabupaten Nunukan,” ujar Anuar Sadat.
Ia menambahkan bahwa tema “Energi Baru Nunukan Maju” sangat relevan dengan semangat pembangunan di tingkat desa.
“Kami di desa siap mendukung 17 program strategis Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan pelayanan publik. Semoga energi baru ini menjadi langkah awal menuju Nunukan yang lebih maju,” tambahnya dengan optimis.
Acara penutupan ditandai dengan pawai budaya kolosal yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Sorak gembira dan alunan musik tradisional mengiringi langkah para peserta yang mengenakan busana adat penuh warna, menciptakan suasana meriah dan sarat makna persatuan.
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi lintas kecamatan dan desa, mempererat tali persaudaraan antarwarga, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam membangun Nunukan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Semoga semangat kebersamaan yang kita bangun hari ini menjadi energi baru untuk melanjutkan pembangunan di segala bidang, baik di kabupaten maupun di desa-desa,” tutup Anuar Sadat dengan penuh semangat.
Slamet Riyadi
29 Juli 2025 03:27:50
Semoga kita bisa kerjasama bu. ...