Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
Pemerintah Desa Dabulon Sambut Mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan Angkatan XXII Periode II Tahun Akademik 2025/2026
Pemerintah Desa Dabulon Sambut Mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan Angkatan XXII Periode II Tahun Akademik 2025/2026
Meta Deskripsi: Pemerintah Desa Dabulon menyambut 12 mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan Kelompok 56 Angkatan XXII Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang akan melaksanakan pengabdian selama 40 hari dengan tema pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal menuju pembangunan berkelanjutan berbasis SDGs.
DABULON – Pemerintah Desa Dabulon menyambut hangat kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Angkatan XXII Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 40 hari di wilayah Desa Dabulon.
Mahasiswa KKN yang ditempatkan di Desa Dabulon tergabung dalam Kelompok 56, dengan jumlah peserta sebanyak 12 mahasiswa, terdiri dari 3 mahasiswa laki-laki dan 9 mahasiswa perempuan yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi di Universitas Borneo Tarakan. Kegiatan KKN akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 24 Juli 2026.
Program KKN tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Menuju Pembangunan Berkelanjutan Berbasis SDGs”, sebuah tema yang selaras dengan upaya pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi yang dimiliki masyarakat setempat.
Pelepasan Resmi Ribuan Mahasiswa KKN UBT
Sebelum diterjunkan ke lokasi masing-masing, para mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan secara resmi dilepas oleh Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H, M.H, dalam kegiatan pelepasan mahasiswa KKN Angkatan XXII Tahun Akademik 2025/2026.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UBT memberangkatkan sebanyak 1.469 mahasiswa KKN yang akan melaksanakan pengabdian di 123 desa yang tersebar di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, termasuk Desa Dabulon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN.
Pelepasan ini menjadi momentum penting dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan daerah.
Wadah Implementasi Ilmu dan Pengabdian
Program Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk pembelajaran lapangan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang diperoleh selama masa perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang ada di desa, kemudian merancang berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial yang beragam.
Dengan mengusung pendekatan berbasis potensi lokal dan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi masyarakat, administrasi desa, serta pengembangan sumber daya manusia.
Pemerintah Desa Siap Mendukung Kegiatan Mahasiswa
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 56 Universitas Borneo Tarakan yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Dabulon.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN merupakan kesempatan yang sangat baik untuk membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mendorong berbagai inovasi pembangunan berbasis potensi lokal.
“Atas nama Pemerintah Desa Dabulon dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan Kelompok 56. Kami berharap selama berada di Desa Dabulon, para mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi desa, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Anuar Sadat.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Dabulon siap memberikan dukungan dan memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung.
“Kami berharap kegiatan KKN ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Dabulon. Melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan warga, kita dapat bersama-sama mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan SDGs Desa,” tambahnya.
Mendorong Pembangunan Desa Berkelanjutan
Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menggali, mengembangkan, dan mempromosikan berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Dabulon.
Melalui berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama 40 hari ke depan, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan desa, pengembangan ekonomi produktif, serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Program KKN Universitas Borneo Tarakan Angkatan XXII Tahun Akademik 2025/2026 di Desa Dabulon diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Dabulon di masa mendatang.



Danzo
18 Juni 2026 09:53:32
...