Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
KKN 56 Desa Dabulon Ajak Anak-Anak Mengenal Puisi melalui Program Lentera Ilmu
KKN 56 Desa Dabulon Ajak Anak-Anak Mengenal Puisi melalui Program Lentera Ilmu
DABULON — Kamis, 2 Juli 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 56 Desa Dabulon kembali melaksanakan program kerja pendidikan bertajuk Lentera Ilmu. Pada kegiatan kali ini, anak-anak Desa Dabulon diajak belajar melalui tema “Indahnya Mencipta Puisi”.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Yukir bersama mahasiswa KKN Kelompok 56 Desa Dabulon. Dalam suasana belajar yang santai, menyenangkan, dan penuh interaksi, anak-anak diperkenalkan pada pengertian puisi, unsur-unsur sederhana dalam puisi, serta cara menyusun kata-kata menjadi bait yang memiliki makna.
Materi pembelajaran difokuskan pada pembuatan puisi sederhana yang terdiri dari empat baris. Anak-anak diberikan contoh puisi dengan tema yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti keluarga, sekolah, sahabat, alam, cita-cita, dan Desa Dabulon. Setelah memahami contoh yang diberikan, para peserta mulai mencoba menuliskan puisi mereka sendiri sesuai dengan imajinasi, perasaan, dan pengalaman masing-masing.
Antusiasme anak-anak terlihat sejak awal kegiatan. Mereka aktif mendengarkan penjelasan, mengajukan pertanyaan, serta bersemangat memilih kata-kata untuk dituangkan ke dalam puisi. Beberapa anak bahkan tampil membacakan hasil karya puisinya di depan teman-teman, sehingga kegiatan berlangsung dengan penuh keceriaan dan rasa percaya diri.
Koordinator kegiatan, Yukir, menyampaikan bahwa pembelajaran puisi merupakan salah satu cara untuk melatih kemampuan berbahasa sekaligus mengembangkan keberanian anak-anak dalam menyampaikan pikiran dan perasaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal puisi sebagai karya sastra yang indah dan mudah dipelajari. Puisi tidak harus panjang atau menggunakan kata-kata yang sulit. Anak-anak dapat mulai dari empat baris sederhana, lalu menyampaikan apa yang mereka lihat, rasakan, dan impikan,” ujar Yukir.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang belajar yang penting bagi anak-anak untuk melatih kreativitas, daya imajinasi, serta kemampuan menyusun kalimat. Dengan menulis puisi, anak-anak diajak memahami bahwa setiap kata dapat memiliki makna dan pesan yang baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Program “Indahnya Mencipta Puisi” bertujuan untuk mengenalkan karya sastra kepada anak-anak Desa Dabulon sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca, memperkaya kosakata, melatih kemampuan menulis, serta membangun keberanian anak-anak dalam menyampaikan pendapat dan perasaan melalui media sastra.
Kegiatan ini juga memiliki maksud untuk menciptakan proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada pelajaran formal, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi secara positif. Puisi menjadi salah satu media yang dapat membantu anak-anak mengembangkan kepekaan terhadap lingkungan, keluarga, persahabatan, dan nilai-nilai kehidupan di sekitar mereka.
Pemerintah Desa Dabulon turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dengan memfasilitasi tempat kegiatan belajar bagi mahasiswa KKN dan anak-anak desa. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Desa Dabulon dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kreativitas generasi muda, serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi anak-anak.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 56 Desa Dabulon, Pemerintah Desa Dabulon, dan masyarakat, program Lentera Ilmu diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi anak-anak. Kegiatan belajar seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang gemar membaca, berani berkarya, kreatif dalam berpikir, serta mampu mengekspresikan diri melalui karya-karya positif.
Dengan semangat belajar yang ditunjukkan oleh anak-anak Desa Dabulon, kegiatan “Indahnya Mencipta Puisi” menjadi bukti bahwa pendidikan dapat dikemas secara menarik, sederhana, dan menyenangkan. Harapannya, kecintaan anak-anak terhadap sastra tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus berkembang menjadi kebiasaan membaca, menulis, dan berkarya dalam kehidupan sehari-hari.



Danzo
18 Juni 2026 09:53:32
...