Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
Festival Literasi KKN UBT Kelompok 56 Meriahkan Desa Dabulon, Bangun Kepercayaan Diri dan Semangat Belajar Anak
Festival Literasi KKN UBT Kelompok 56 Meriahkan Desa Dabulon, Bangun Kepercayaan Diri dan Semangat Belajar Anak
Meta Deskripsi: Festival Literasi KKN UBT Kelompok 56 di Desa Dabulon berlangsung meriah dengan lomba puisi, dongeng, tari daerah, dan nyanyian. Didukung Pemerintah Desa Dabulon, orang tua, serta masyarakat, kegiatan ini bertujuan meningkatkan budaya literasi, keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri anak-anak. Kepala Desa Anuar Sadat memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam memajukan pendidikan di Desa Dabulon.
Dabulon, 17 Juli 2026 – Suasana Balai Adat Desa Dabulon, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, dipenuhi gelak tawa, tepuk tangan, dan semangat anak-anak pada Jumat (17/7/2026) saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 56 Universitas Borneo Tarakan (UBT) menyelenggarakan Festival Literasi sebagai puncak sekaligus penutup program kerja di bidang Pendidikan dan Literasi.
Festival Literasi menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan masyarakat karena menghadirkan berbagai penampilan edukatif dan kreatif yang melibatkan anak-anak Desa Dabulon. Beragam perlombaan dan pertunjukan digelar, mulai dari tari-tarian daerah, lomba membaca puisi, lomba membaca dongeng, hingga nyanyian bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Sejak pagi, Balai Adat Desa Dabulon telah dipenuhi oleh peserta, orang tua, dan masyarakat yang datang memberikan dukungan kepada anak-anak. Kehangatan acara semakin terasa dengan kehadiran Kepala Desa Dabulon Anuar Sadat beserta istri, Kepala Adat, perangkat desa, tokoh masyarakat, para orang tua, serta warga Desa Dabulon yang bersama-sama memberikan semangat kepada seluruh peserta.
Antusiasme anak-anak terlihat begitu tinggi. Mereka tampil bergantian di atas panggung dengan penuh keberanian, menunjukkan kemampuan membaca puisi, mendongeng, menari, hingga bernyanyi di hadapan para penonton. Meskipun sebagian besar baru pertama kali tampil di depan umum, mereka mampu menunjukkan rasa percaya diri yang luar biasa.
Festival Literasi ini diselenggarakan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian berbicara di depan publik.
Koordinator kegiatan, M. Syahril Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Festival Literasi yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Festival Literasi ini merupakan program kerja terakhir kami di bidang Pendidikan dan Literasi. Kami sangat bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar berkat dukungan Pemerintah Desa Dabulon, para orang tua, tokoh adat, dan seluruh masyarakat. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga mampu memotivasi anak-anak untuk terus belajar, berani tampil, serta mengembangkan potensi yang mereka miliki," ujarnya.
Peran Pemerintah Desa Sangat Mendukung
Keberhasilan Festival Literasi tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Desa Dabulon yang sejak awal memberikan ruang, fasilitas, serta pendampingan kepada Mahasiswa KKN dalam melaksanakan berbagai program kerja selama berada di desa.
Pemerintah Desa Dabulon memfasilitasi penggunaan Balai Adat sebagai lokasi kegiatan, membantu koordinasi dengan masyarakat, serta mengajak seluruh warga untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut. Kehadiran pemerintah desa juga menjadi bentuk nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nonformal bagi anak-anak desa.
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Mahasiswa KKN Kelompok 56 Universitas Borneo Tarakan atas dedikasi dan inovasi mereka selama melaksanakan pengabdian di Desa Dabulon.
Menurutnya, Festival Literasi bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan investasi penting dalam membangun karakter generasi muda desa.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Dabulon mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mahasiswa KKN Kelompok 56 Universitas Borneo Tarakan yang telah menghadirkan berbagai program positif, salah satunya Festival Literasi ini. Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak kami karena mampu menumbuhkan minat belajar, keberanian tampil di depan umum, serta meningkatkan kecintaan terhadap budaya, sastra, dan literasi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Desa Dabulon," ungkap Anuar Sadat.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Dabulon akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepemudaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
Orang Tua Menjadi Pilar Utama Pendidikan Anak
Selain dukungan pemerintah desa, keberhasilan Festival Literasi juga tidak lepas dari peran aktif para orang tua yang sejak awal memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Para orang tua tampak setia mendampingi putra-putrinya selama perlombaan berlangsung. Mereka memberikan semangat, tepuk tangan, serta apresiasi kepada seluruh peserta tanpa memandang siapa yang menjadi pemenang. Kehadiran mereka menjadi sumber kepercayaan diri bagi anak-anak untuk berani tampil di hadapan banyak orang.
Melalui keterlibatan tersebut, terjalin sinergi yang positif antara keluarga, pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
Meningkatkan Literasi dan Karakter Generasi Muda
Festival Literasi tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter anak melalui pembiasaan membaca, berbicara, menghargai karya orang lain, bekerja sama, serta berani mengekspresikan kemampuan yang dimiliki.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini sehingga anak-anak memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, kreativitas yang terus berkembang, dan keberanian dalam menyampaikan ide maupun gagasan di depan publik.
Melalui Festival Literasi, Mahasiswa KKN Kelompok 56 Universitas Borneo Tarakan berhasil meninggalkan jejak pengabdian yang tidak hanya berupa kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan pembentukan karakter generasi penerus Desa Dabulon.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh adat, orang tua, dan seluruh masyarakat, Festival Literasi menjadi penutup yang berkesan dari rangkaian program kerja KKN di Desa Dabulon serta menjadi harapan baru untuk terus menumbuhkan budaya literasi demi terwujudnya generasi yang cerdas, percaya diri, kreatif, dan berdaya saing.



Danzo
18 Juni 2026 09:53:32
...