Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
Bimtek dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes dan Pemerintah Desa Se-Kabupaten Nunukan Digelar di Tarakan
Bimtek dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes dan Pemerintah Desa Se-Kabupaten Nunukan Digelar di Tarakan
Meta Deskripsi: Bimtek dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes dan Pemerintah Desa se-Kabupaten Nunukan berlangsung pada 7–10 Juli 2026 di Hotel Royal Tarakan dan dibuka oleh Kadis PMD Nunukan Helmi Pudaaslikar, S.IP., M.A.P.
Tarakan – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Pemerintah Desa se-Kabupaten Nunukan.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Selasa, 7 Juli hingga Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Hotel Royal Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Bimtek dan workshop ini diikuti oleh kepala desa, perangkat desa, pengurus BUMDes, serta unsur terkait dari berbagai desa di Kabupaten Nunukan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nunukan, Helmi Pudaaslikar, S.IP., M.A.P. Dalam sambutannya, Helmi Pudaasslikar menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas pengurus BUMDes dan pemerintah desa merupakan bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
Menurutnya, BUMDes tidak hanya dibentuk sebagai lembaga usaha desa, tetapi harus mampu menjadi wadah yang aktif dalam mengelola potensi lokal, membuka peluang usaha masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung peningkatan pendapatan asli desa.
“BUMDes harus dikelola secara profesional, transparan, dan memiliki perencanaan usaha yang jelas. Pemerintah desa bersama pengurus BUMDes perlu membangun kerja sama yang baik agar setiap potensi desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada hari pertama, Selasa, 7 Juli 2026, kegiatan menghadirkan narasumber Heru Islamic dari Balai Pemerintahan Desa di Yogyakarta, Kementerian Dalam Negeri. Dalam pemaparannya, Heru Islamic memberikan materi mengenai penguatan kelembagaan BUMDes, kebijakan pengelolaan BUMDes, tata kelola organisasi, serta pentingnya pengembangan usaha desa yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Fery Wahyudi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nunukan. Materi yang diberikan berfokus pada perencanaan program, pemetaan potensi desa, serta strategi pengembangan unit usaha BUMDes yang berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal masyarakat.
Selanjutnya, pada hari ketiga, Amiruddin dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nunukan memberikan materi mengenai tata administrasi, pengelolaan keuangan, penyusunan laporan, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan usaha BUMDes.
Bimtek dan workshop ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pengurus BUMDes serta pemerintah desa dalam menjalankan tata kelola kelembagaan dan usaha desa. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong BUMDes agar mampu berkembang secara sehat, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sasaran kegiatan adalah kepala desa, perangkat desa, pengurus BUMDes, serta unsur pemerintah desa yang memiliki peran dalam perencanaan, pembinaan, pengawasan, dan pengembangan usaha ekonomi desa di Kabupaten Nunukan.
Pemerintah Desa Dabulon turut mengikuti kegiatan tersebut dengan mengutus Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, sebagai perwakilan desa. Kehadiran Pemerintah Desa Dabulon menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa serta memperkuat peran BUMDes sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek dan workshop tersebut sangat bermanfaat sebagai bekal bagi pemerintah desa dan pengurus BUMDes dalam menjalankan serta mengembangkan usaha desa.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh tambahan pengetahuan dan pemahaman mengenai tata kelola BUMDes yang baik, mulai dari kelembagaan, perencanaan usaha, administrasi, hingga pengelolaan keuangan. Materi yang disampaikan sangat penting untuk diterapkan dalam pengembangan BUMDes di Desa Dabulon,” ujar Anuar Sadat.
Ia berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana pengembangan usaha BUMDes yang sesuai dengan potensi Desa Dabulon. Pengembangan sektor perikanan, pertanian, perkebunan, serta usaha-usaha produktif lainnya diharapkan dapat terus diperkuat melalui peran BUMDes.
“Kami berharap BUMDes Desa Dabulon dapat semakin berkembang, mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan warga, dan mendukung pembangunan desa yang mandiri serta berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui Bimtek dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes dan Pemerintah Desa se-Kabupaten Nunukan ini, seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di desa masing-masing. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes diharapkan dapat menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat, mandiri, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.



Danzo
18 Juni 2026 09:53:32
...