Desa Dabulon
Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
Evaluasi dan Monitoring KKN UBT Kelompok 56 di Desa Dabulon, DPL Apresiasi Kinerja Mahasiswa dan Sinergi dengan Pemerintah Desa
Evaluasi dan Monitoring KKN UBT Kelompok 56 di Desa Dabulon, DPL Apresiasi Kinerja Mahasiswa dan Sinergi dengan Pemerintah Desa
Meta Deskripsi: Dosen Pendamping Lapangan Universitas Borneo Tarakan, Darius Rupa, S.Pd., M.Si., melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN Kelompok 56 Tahun 2026 di Desa Dabulon, Kecamatan Lumbis. Kegiatan yang disambut Ketua KKN Syarifudin dan Kepala Desa Anuar Sadat ini menghasilkan penilaian sangat memuaskan atas kinerja mahasiswa, sinergi dengan pemerintah desa, serta keberhasilan berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
DABULON, LUMBIS – Pelaksanaan Evaluasi dan Monitoring (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kelompok 56 Tahun 2026 di Desa Dabulon, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Universitas Borneo Tarakan untuk memastikan seluruh program kerja mahasiswa berjalan sesuai dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi desa lokasi KKN, Minggu ( 12/07/2026 ).
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Darius Rupa, S.Pd., M.Si. Kedatangan beliau disambut hangat oleh Ketua KKN Kelompok 56, Syarifudin, bersama seluruh anggota kelompok, didampingi oleh Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, beserta perangkat desa.
Suasana penyambutan berlangsung akrab. Mahasiswa memaparkan perkembangan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di Desa Dabulon, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, lingkungan, administrasi desa, hingga penguatan potensi lokal.
Monev sebagai Bentuk Pengawasan dan Pembinaan
Monitoring dan evaluasi merupakan agenda penting dalam setiap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Selain menjadi sarana pengawasan terhadap pelaksanaan program mahasiswa, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pembinaan, arahan, serta solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan KKN.
Dalam kesempatan tersebut, DPL Darius Rupa, S.Pd., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar melakukan penilaian administratif, tetapi juga melihat secara langsung dampak keberadaan mahasiswa terhadap masyarakat desa.
"Monitoring dan evaluasi ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh program kerja mahasiswa benar-benar berjalan sesuai rencana, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi media pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa. Kami ingin melihat bagaimana mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah kehidupan masyarakat," ujar Darius Rupa.
Beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga semangat, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi etika selama berada di lokasi KKN.
"Keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi bagaimana masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan."
Pemerintah Desa Dabulon Berikan Dukungan Penuh
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menyampaikan apresiasi atas perhatian Universitas Borneo Tarakan yang secara rutin melakukan monitoring terhadap mahasiswa KKN.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa Kelompok 56 telah memberikan warna baru dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Borneo Tarakan yang telah mempercayakan Desa Dabulon sebagai lokasi KKN. Kehadiran mahasiswa memberikan energi positif bagi masyarakat. Banyak program yang mereka laksanakan mampu membantu pemerintah desa, khususnya dalam bidang pendidikan, administrasi, literasi, kesehatan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan."
Ia juga menilai komunikasi antara mahasiswa dengan pemerintah desa berjalan sangat baik sehingga seluruh program dapat terlaksana secara kolaboratif.
"Mahasiswa tidak hanya datang menjalankan program, tetapi mereka mampu berbaur dengan masyarakat. Mereka aktif berdiskusi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen desa sehingga kegiatan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat."
Ketua KKN Paparkan Capaian Program Kerja
Dalam sesi pemaparan, Ketua KKN Kelompok 56, Syarifudin, menjelaskan perkembangan seluruh program kerja yang telah direalisasikan selama masa pengabdian.
Berbagai kegiatan yang dipresentasikan meliputi:
- Program bimbingan belajar bagi anak-anak sekolah.
- Festival literasi dan penguatan budaya membaca.
- Edukasi kesehatan kepada masyarakat.
- Pendampingan administrasi desa.
- Kegiatan ketahanan pangan.
- Sosialisasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
- Program pengembangan potensi lokal desa.
- Berbagai kegiatan sosial bersama masyarakat.
Syarifudin menyampaikan bahwa keberhasilan seluruh program tidak lepas dari dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
"Kami sangat bersyukur karena sejak hari pertama berada di Desa Dabulon, kami diterima dengan sangat baik. Pemerintah desa selalu mendampingi kami sehingga setiap kegiatan dapat berjalan lancar. Dukungan masyarakat juga menjadi motivasi besar bagi kami untuk memberikan pengabdian terbaik."
Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Desa Berjalan Harmonis
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian dalam monitoring adalah bentuk kolaborasi antara mahasiswa dengan Pemerintah Desa Dabulon.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa secara aktif melibatkan perangkat desa, kader masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga anak-anak dalam berbagai kegiatan.
Kolaborasi tersebut dinilai berhasil menciptakan suasana kerja sama yang harmonis sehingga program-program KKN tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa semata, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembangunan desa.
Dosen Pendamping Lapangan menilai sinergi seperti inilah yang menjadi tujuan utama pelaksanaan KKN, yaitu menghadirkan mahasiswa sebagai mitra pembangunan masyarakat.
"Kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa merupakan modal utama keberhasilan KKN. Saya melihat komunikasi yang terjalin di Desa Dabulon sangat baik. Hal ini menjadi contoh positif bagaimana perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat bekerja sama dalam membangun masyarakat."
Hasil Monitoring Sangat Memuaskan
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, Dosen Pendamping Lapangan menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan KKN Kelompok 56 di Desa Dabulon menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.
Beberapa aspek yang memperoleh penilaian positif antara lain:
- Realisasi program kerja sesuai dengan perencanaan.
- Tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan.
- Administrasi dan dokumentasi kegiatan tersusun dengan baik.
- Kekompakan serta kerja sama antaranggota kelompok sangat solid.
- Komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa dan masyarakat.
- Disiplin serta tanggung jawab mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
- Program-program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Darius Rupa mengapresiasi dedikasi seluruh mahasiswa yang dinilai mampu menjaga nama baik Universitas Borneo Tarakan selama melaksanakan pengabdian di Desa Dabulon.
"Saya merasa bangga melihat semangat mahasiswa Kelompok 56. Mereka mampu menunjukkan sikap profesional, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta dapat bekerja sama dengan masyarakat. Hasil monitoring hari ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN berjalan sangat baik dan layak mendapatkan apresiasi."
Menjadi Bekal Pengabdian di Masa Depan
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan mahasiswa memperoleh masukan yang konstruktif untuk menyempurnakan program-program yang masih berjalan hingga akhir masa KKN.
Sementara itu, Pemerintah Desa Dabulon berharap hubungan kemitraan dengan Universitas Borneo Tarakan dapat terus terjalin pada tahun-tahun mendatang melalui berbagai program pengabdian masyarakat, penelitian, maupun pemberdayaan desa.
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi KKN ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Borneo Tarakan dalam menjaga mutu pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata sekaligus memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan hasil monitoring yang sangat memuaskan, KKN UBT Kelompok 56 Desa Dabulon Tahun 2026 diharapkan menjadi contoh praktik baik kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.



Danzo
18 Juni 2026 09:53:32
...