Berita / Artikel
Pemerintah Desa Dabulon Optimalkan Penggerak Swadaya Masyarakat ( PSM ) Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Dabulon Yang Inklusif

Lampiran File
Pemerintah Desa Dabulon Optimalkan Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Dabulon yang Inklusif
Dabulon.simsa.id, 21 Januari 2025 – Pemerintah Desa Dabulon terus mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan desa melalui Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM), sebuah inisiatif yang bertujuan menciptakan perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan, dengan pemuda sebagai motor penggerak utama.
Latar Belakang
Desa Dabulon, dengan populasi yang mayoritas terdiri dari pemuda, menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan suara seluruh masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Kesadaran akan perlunya keterlibatan generasi muda menjadi pendorong utama pemerintah desa dabulon untuk mengoptimalkan peran Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM), yang beranggotakan pemuda-pemuda desa.
PSM ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, dengan fokus khusus pada inklusivitas dalam proses perencanaan pembangunan. Pemerintah desa menyadari bahwa suara pemuda, sebagai generasi penerus, harus didengar dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Kepala Desa Dabulon, Anuar Sadat, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam membangun masa depan desa. “Pemuda adalah tulang punggung desa. Mereka membawa semangat dan inovasi yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan. Melalui PSM, kami ingin memastikan bahwa suara mereka didengar dan mereka memiliki tempat dalam setiap langkah yang kami ambil untuk kemajuan Desa Dabulon,” ujarnya.
Melibatkan Pemuda, Mewujudkan Inklusivitas
Langkah ini lahir dari kesadaran akan pentingnya inklusivitas dalam pembangunan. Pemuda yang tergabung dalam PSM berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat, terutama dalam menyerap aspirasi dan kebutuhan warga yang selama ini kurang terwakili.
“Melibatkan pemuda dalam perencanaan pembangunan bukan hanya tentang memberikan mereka tempat, tetapi juga tentang memanfaatkan energi dan ide-ide segar mereka untuk menciptakan perubahan positif,” tambah Anuar Sadat.
Tujuan dan Manfaat
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan desa, yang pada gilirannya diharapkan akan:
- Memperkuat Kemandirian Desa: Mendorong desa untuk mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal.
- Membangun Pembangunan yang Berbasis Kebutuhan: Memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu anggota PSM, Junari, menyatakan antusiasmenya dalam terlibat di PSM. “Kami merasa diberdayakan. Dengan terlibat langsung, kami bisa melihat bagaimana ide-ide kami diwujudkan dalam pembangunan desa,” katanya.
Tantangan dan Harapan
Meskipun inisiatif ini telah membawa dampak positif, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Anuar Sadat mengakui bahwa membangun kesadaran akan pentingnya partisipasi pemuda di awal bukanlah hal yang mudah. “Namun, dengan pendekatan yang tepat, kita bisa mendorong lebih banyak pemuda untuk bergabung dan berkontribusi,” jelasnya.
Ke depan, Pemerintah Desa Dabulon berharap dapat terus memperkuat kolaborasi ini, menjadikannya model percontohan bagi desa-desa lain. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan melibatkan semua pihak, terutama pemuda, kita bisa menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata,” tutup Anuar Sadat.
Edy s
02 Oktober 2024 23:28:21
Selamat & sukses Pak Anuar Sadat dlm menjalankan tugas tuk desanya...