ARTIKEL DESA
Desa Ponggok Terpilih Sebagai Tempat Peringatan Hari Desa Tingkat Nasional Tahun 2025

Lampiran File
Desa Ponggok Terpilih Sebagai Tempat Peringatan Hari Desa Tingkat Nasional Tahun 2025
Dabulon.simsa.id, Rabu ( 8/01/2025 ); Desa Ponggok, yang terletak di Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, telah terpilih sebagai lokasi peringatan Hari Desa Nasional pada tahun 2025. Keputusan ini menegaskan status Desa Ponggok sebagai model desa yang berhasil memanfaatkan potensi lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. Pemilihan Desa Ponggok sebagai tuan rumah acara nasional ini didasarkan pada berbagai faktor, termasuk keunikan profil desa, potensi lokal yang luar biasa, dan pencapaian dalam pengelolaan sumber daya.
Desa Ponggok mendapat kehormatan besar dengan terpilihnya sebagai lokasi peringatan Hari Desa Tahun 2025. Acara ini akan diselenggarakan pada Rabu, 15 Januari 2025, dengan Undangan VIP Presiden Republik Indonesia ke 7 Ir. Joko Wododo, menteri kabinet Merah Putih dan kepala desa dari seluruh Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Pengakuan ini menegaskan posisi Desa Ponggok sebagai contoh desa inovatif yang berhasil memberdayakan sumber daya lokal dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
Latar Belakang Peringatan Hari Desa
Hari Desa merupakan perayaan tahunan yang bertujuan untuk mengapresiasi dan memperingati kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia. Pemerintah mencanangkan hari ini untuk memfokuskan perhatian pada peran penting desa dalam pembangunan nasional. Desa Ponggok dipilih sebagai tuan rumah karena kesuksesannya dalam mengembangkan potensi lokal, khususnya melalui inovasi di bidang pariwisata dan pengelolaan sumber daya air.
Profil Singkat Desa Ponggok
Desa Ponggok merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Dengan luas wilayah 77.2255 Ha, yang mencakup area perdesaan subur, desa ini dikenal dengan keindahan alamnya yang menawan serta sumber daya air yang melimpah. Ponggok memiliki jumlah penduduk yang relatif kecil namun solid yaitu sekitar 2.152 jiwa pada tahun 2022 , dengan masyarakat yang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi dan sosial.
Pada tahun 2001, Desa Ponggok merupakan Desa miskin kedua terbawah di Kabupaten Klaten, dan mulai merangkak menjadi Desa Mandiri dengan pendapatan asli desa sebesar 16 miliar di tahun 2018. Sejak tahun 2016 DesaPonggok menjadi tempat tujuan wisata edukasi yang dikenal dengan Study Desa, yang menawarkan pembelajaran secara langsung terkait tata kelola desa dan Bumdes, pengelolaab wisata, perikanan, pertanian, budidaya maggot, pengelolaan sampah dan UMKM.
Salah satu ciri khas Desa Ponggok adalah kekayaan sumber daya airnya, terutama melalui mata air alami yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Air yang jernih dan melimpah menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat desa serta menjadi aset utama dalam pengembangan sektor pariwisata.
Potensi Lokal Desa Ponggok
- Pariwisata Air: Desa Ponggok dikenal luas berkat wisata airnya, khususnya melalui destinasi wisata unggulan, Umbul Ponggok. Tempat ini menawarkan pengalaman snorkeling dan berenang di kolam alami dengan air yang jernih. Keunikan dari Umbul Ponggok adalah penggunaan teknologi bawah air untuk menciptakan pengalaman yang unik, seperti fotografi bawah air dengan properti-properti menarik. Beberapa destinasi wisata air antaraa lain ; Umbul Besuki, Umbul Sigedang, UMBUL Ponggok, Umbul Kapiler serta Umbul Cokro.
- Pertanian: Selain sektor pariwisata, Ponggok juga memiliki lahan pertanian subur yang mendukung kegiatan agraris masyarakat. Tanaman padi, palawija, dan sayuran merupakan komoditas utama yang dihasilkan oleh lahan pertanian di desa ini. Pertanian organik mulai dikembangkan untuk menambah nilai jual produk serta mendukung kelestarian lingkungan.
- Ekonomi Kreatif: Desa Ponggok juga mengembangkan sektor ekonomi kreatif, seperti kerajinan tangan dan produk olahan makanan lokal. Produk-produk ini tidak hanya dijual di pasar lokal tetapi juga mulai merambah pasar nasional melalui berbagai pameran dan pemasaran online.
Keberhasilan Pengelolaan Desa
Keberhasilan Desa Ponggok dalam mengelola potensi lokalnya tidak lepas dari peran serta pemerintah desa dan masyarakat. Kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak swasta telah menciptakan berbagai inisiatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu kunci sukses Desa Ponggok adalah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang efektif, yang berperan penting dalam mengelola wisata Umbul Ponggok serta berbagai unit usaha lainnya.
BUMDes Ponggok telah menjadi model pengelolaan desa yang sukses di tingkat nasional, dengan pencapaian yang signifikan dalam mendongkrak perekonomian lokal. Pendapatan dari sektor pariwisata dan usaha lainnya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan desa, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Pilihan Desa Ponggok sebagai lokasi peringatan Hari Desa Nasional diharapkan akan memberikan dampak positif, baik secara sosial maupun ekonomi. Acara nasional ini akan menarik perhatian luas terhadap Desa Ponggok, yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi ke desa ini. Selain itu, desa-desa lain di Indonesia dapat belajar dari model pengelolaan Desa Ponggok dalam mengembangkan potensi lokal mereka.
Desa Ponggok adalah contoh nyata bagaimana desa dapat berkembang dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal. Dengan persiapan yang matang, Desa Ponggok siap menjadi tuan rumah yang membanggakan untuk peringatan Hari Desa Nasional 2025, sekaligus menginspirasi desa-desa lain di Indonesia untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Edy s
02 Oktober 2024 23:28:21
Selamat & sukses Pak Anuar Sadat dlm menjalankan tugas tuk desanya...